Month: April 2022

Month: April 2022

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe untuk Pestisida Alami

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe – Jika Anda telah memutuskan untuk menanam dan merawat tanaman, secara tidak langsung Anda harus cermat terhadap hama pada tanaman. Untuk membasmi hama tersebut, Anda juga harus tahu bagaimana caranya dan dengan menggunakan apa.

Biasanya, untuk membasmi hama yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan pestisida. Pestisida sendiri bisa berasal dari pabrik (kimia) dan juga pestisida dari tumbuhan (nabati)

Pestisida kimia tentu saja berasal dari bahan-bahan kimia yang terbuat oleh pabrik. Sedangkan, pestisida nabati terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Sebelum menggunakan pestisida nabati banyak petani yang memilih menggunakan produk pabrik.

Namun, seiring berjalannya waktu banyak orang yang mulai menyadari bahwa penggunaan pestisida nabati lebih aman digunakan. Petani- petani pun lebih memilih untuk menggunakan bahan alami untuk menjaga lingkungan sekitar.

Baca juga: Cara mempercepat pertumbuhan cabe

Salah satu tumbuhan yang memiliki manfaat banyak bagi tanaman cabe yaitu tanaman kunyit. Tanaman kunyit diyakini memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh para petani. Selain mampu menjaga lingkungan agar tidak terkena bahan kimia berikut kami telah merangkum Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe, yaitu :

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe

Untuk tanaman cabe, biasanya kunyit dijadikan sebagai pestisida dan fungisida alami. Ekstra kunyit mampu menekan perkembangan cendawan R. microps seta mampu mengurangi tanaman cabe dari serangan jamur akar putih.

Bagaimana tidak, kunyit memiliki kandungan yang sangat melimpah antara lain sikurkumin, kurkumin, kolatil oil yang terdiri dari tumeon, felandren, borneol, zingiberen, sineil, dan keton sesuiterpen dan demetoksikurkumin.

Karena kandungan itulah kunyit bisa Anda gunakan untuk membasmi berbagai macam hama yang sering menyerang tanaman cabe.

Selain itu pada tanaman cabe, kunyit dapat Anda gunakan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia yang bisa memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Karena, pemberian pestisida kimia secara berlebihan juga bisa merusak ekosistem air dan tanah serta pencemaran air dan juga tanah.

Karena hal itulah, penggunaan pestisida alami dari kunyit sangat bagus untuk digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit dan juga hama dari tanaman cabe.

Adapun hama yang sering menyerang tanaman cabe yaitu :

  1. Kutu Daun (Aphididaei).
  2. Lalat Buah (Bactrocera SP).
  3. Kutu Kebul (Bemisi Tabachi).
  4. Kutu Daun Persik (Myzus Persicae).
  5. Ulat Grayak (Spodoptera Litura Fabricus).
  6. Daun Keriting Trhips (Triphips Parvispinus).
  7. Tungau Kuning (Polyphagotarsonemus Latus)
  8. Daun Keriting Tungau Merah (Tetranycus SP.)
  9. Ulat Tanaha (Helicoverpa SP. Dan Spodoptera Exigua).

Dari berbagai jenis hama yang menyerang tanaman cabe ternyata bisa Anda atasi dengan menggunakan kunyit.

Cara Membuat Pestisida Alami dari Kunyit

Pestisida alami dari kunyit ini sangat mudah untuk Anda buat sendiri di rumah, beginilah cara membuatnya :

  1. Siapkan ekstrak kunyit dari 20 gram parutan rimpang kunyit
  2. Siapkan 8-12 ml deterger
  3. Sediakan 200 ml urine sapi
  4. Sediakan 2-3 liter air bersih
  5. Setelah semua bahan tersedia, rendam parutan kunyit  ke dalam urine sapi
  6. Saring larutan tersebut
  7. Tambahakan 2-3 liter air bersih
  8. Lalu, masukkan deterjen dan aduk hingga rata
  9. Larutan tersebutlah yang nantinya akan digunakan untuk menyemprot tanaman cabe

Penggunaan pestisida kunyit ini dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan ke seluruh bagian tanaman pada pagi atau sore hari. Hama yang bisa hilang oleh pestisida ini antara lain ulat tanah, belalang, penggerek batang, embun tepung, kutu daun, dan ulat jengkal

Pestisida Alami Lainnya untuk Tanaman Cabe

Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe memang tidak usah Anda ragunakan lagi. Namun, selain kunyit, ada beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan sebagai pestisida pada tanaman cabe. Pestisida tersebut bisa terbuat dari daun pepaya, daun sirsak bahkan tembakau.

Baca juga: Fungisida yang bagus untuk cabe

Berikut ini adalah cara membuat pestisida alami untuk tanaman cabe, antara lain :

Pestisida dari Daun Sirsak

Untuk membuat pestisida dari daun pepaya sangatlah mudah untuk dilakukan, berikut ini adalah bahan dan juga cara menggunakannya, yaitu.

  1. Siapkan daun sirsak sekitar 100 lembar
  2. Siapkan 5 liter air bersih
  3. Sediakan 1 sendok makan deterjen
  4. Jika semua bahan sudah Anda siapkan, maka haluskan daun sirsak. Bisa dengan menumbuk atau memblender.
  5. Jika daun sirsak telah halus, tambahkan air 5 liter
  6. Selanjutnya peras dan saring campuran daun sirsak dan air tersebut
  7. Berikan deterjen ke dalam perasan air daun sirsak tersebut dan aduk hingga rata
  8. Biarkan cairan tersebut selama satu malam pada suhu ruang
  9. Setelah 1 malam, encerkan larutan yang telah di buat menggunakan air dengan perbandingan 1:10
  10. Larutan daun sirsak inilah yang akan Anda gunakan untuk membasmi berbagai macam penyakit pada tanaman cabe

Penggunaan pestisida alami ini sangat mudah. Yaitu dengan menyemprotkan cairan secara emrata pada semua bagian tanaman yang terkena penyakit agar bisa terobati dengan cepat.

Pestisida dari Daun Pepaya

Untuk membuat pestisida dari daun pepaya sangatlah mudah untuk dilakukan, berikut ini adalah bahan dan juga cara menggunakannya, yaitu

  1. Siapkan air bersih sekitar 10 liter
  2. Siapkan daun pepaya segar sekitar 1 kg
  3. Haluskan daun pepaya dengan cara ditumbuk atau bisa juga dengan diblender
  4. Campurkan daun pepaya halus ke dalam 10 liter air dan rendam selama kurang lebih 24 jam pada suhu ruang.
  5. Jika telah direndam selama 24 jam maka saringlah rendaman daun pepaya tersebut
  6. Saringan daun pepaya inilah yang akan Anda gunakan untuk membasmi daun cabe dari serangan kutu.

Untuk menggunakannya pun sangat mudah, yaitu dengan menyemprotkannya pada daun yang terinfeksi oleh kutu. Dengan menggunakan pestisida alami ini, tentu saja tanaman cabe akan jauh lebih sehat.

Pestisida dari Daun Tembakau

Siapa sangka, jika daun tembakau juga bisa digunakan untuk membuat pestisida alami. Untuk membuat pestisida dari daun pepaya sangatlah mudah, berikut ini adalah bahan dan juga cara menggunakannya, yaitu

  1. Siapkan daun tembakau sekitar 0,25 kg
  2. Sediakan belerang sekitar 3 ons
  3. Siapkan abu kapur sekitar 2 kg
  4. Serta siapkan air secukupnya
  5. Jika semua bahan telah ada, maka rendam semua bahan tadi ke dalam air bersih selama 4-5 menit
  6. Setelah di rendam, saring air rendaman dengan saringan halus
  7. Air yang telah tersaring itulah yang akan Anda gunakan untuk menjadi pestisida alami

Untuk menggunakannya pun sangat mudah, yaitu dengan menyemprotkan nya pada seluruh bagian tanaman cabe secara merata.

Kesimpulan dan Penutup

Jadi, kunyit memiliki berbagai macam kandungan yang bisa digunakan untuk membasmi hama pada tanaman cabe. Bahkan dengan menggunakan kunyit, lingkungan akan lebih terjaga dari zat-zat kimia sehingga akan jauh lebih sehat.

Selain dengan kunyit, masih banyak juga tanaman lainnya yang bisa digunakan untuk menjadi fungisida pada tanaman cabe yang Anda miliki.

Demikian artikel mengenai Manfaat Kunyit untuk Tanaman Cabe dengan membaca artikel ini kami berharap Anda akan lebih semangat menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga tanaman cabe Anda.

Sekian dulu artikel jual cabe hias ini kami buat, silahkan tinggalkan pesan jika Anda membutuhkan informasi lainnya seputar tanaman cabe. See you next artikel, bye bye!

Fungisida yang Bagus untuk Cabe

5 Fungisida yang Bagus untuk Cabe untuk Hama Jamur

Fungisida yang Bagus untuk Cabe – Saat tanaman cabe Anda terkena jamur, maka pemberian fungisida sangat penting untuk menjaga agar tanaman tetap terjaga dari hama jamur. Apa lagi, tanaman cabe merupakan tanaman yang sangat rentan terkena jamur, terlebih lagi pada saat musim penghujan.

Hama jamur biasanya akan tumbuh pada musim penghujan. Hal ini karena suhu udara yang cenderung menurun dan membuat tanah menjadi lebih lembab. Hal ini membuat fungis/jamur bisa tumbuh dan juga berkembang dengan sangat pesat.

Paling tidak, terdapat 4 jenis penyakit yang akan terjadi jika terdapat hama jamur. Penyakit Layu Fusarium atau Fusarium Oxisporum, Penyakit Busuk Phytophthora, Penyakit Layu Bakteri atau Pseudomonas Solanacearum dan juga Penyakit Antraknosa atau C. Capsici.

Jika salah satu penyakit jamur tersebut menyerang tanaman cabe, cara yang paling ampuh untuk menyembuhkan yaitu dengan melakukan penyemprotan fungisida.

Oleh karena itu, jika Anda sedang memiliki tanaman cabe di rumah dan ingin mencegah dari hama jamur sangat penting untuk melakukan perawatan penyemprotan fungisida. Selain itu, memilih jenis dan merk fungisida yang cocok dan bagus juga sangat penting.

Nah, berikut ini kami telah merangkumkan artikel mengenai beberapa Fungisida yang Bagus untuk Cabe yang bisa Anda gunakan sendiri untuk merawat tanaman cabe Anda.

Hal Penting untuk Memilih Fungisida yang Bagus

Fungisida yang Bagus untuk Cabe

Dalam memilih fungisida untuk tanaman cabe, maka Anda harus memperhatikan beberapa hal penting. Beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan yaitu :

  1. Pastikan bahwa fungisida yang Anda gunakan adalah asli dan original dari produsen
  2. Pastikan bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang bagus untuk tanaman cabe Anda
  3. Sesuaikan bahan aktif yang ada pada fungisida dengan penyakit yang sedang menyerang tanaman cabe Anda
  4. Pastikan bahwa Anda mengaplikasikan fungisida dengan baik dan sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan pada kemasan agar hasil yang didapat bisa maksimal.

Jika Anda telah mengetahui semua hal di atas, maka langkah selanjutnya yaitu dengan mencari produk fungisida yang pas dan tepat untuk Anda gunakan.

Fungisida yang Bagus untuk Cabe

Memilih fungisida yang bagus memang sangat diperlukan untuk merawat tanaman cabe. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi fungisida yang bagus untuk tanaman cabe Anda, seperti:

  1. Revus 250 SC

Revus 250 SC merupakan merk fungisida dari pabrik Syngenta Revus 250 SC yang sangat bagus digunakan untuk tanaman cabe. Fungisida Revus 250 SC memiliki bahan aktif Mandipropamid 250 g/l yang mampu membantu Anda untuk emngatasi penyakit busuk batang, busuk daun, dan layu fusarium.

Bagi para petani cabe, tomat, timun, dan sayuran lainnya mampu meningkatkan produktivitas dari tanaman tersebut. Sehingga tanaman cabe akan terlindung dari hama jamur yang menyerang tanaman Anda. Khasiat dari Revus 250 SC ini sangat bagus dan tidak perlu diragukan lagi.

Selain untuk tanaman cabe, fungisida ini bisa Anda gunakan untuk membasmi jamur pada tanaman buah, dan sayuran.

Dosis Pemakaian Revus 250 SC

Untuk menggunakan fungisida Revus 250 SC yaitu dengan melarutkan pada air dengan dosis 1-2 ml Revus 250 SC per satu liter air. Untuk dosis yang lebih lengkap, Anda bisa melihat dosis pemakaian yang terdapat pada kemasan tanaman.

Manfaat Revus 250 SC

Revus 250 SC sangat bermanfaat untuk menjaga tanaman cabe agar terhindar dari hama jamur yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman cabe.

  1. Nativo 75 WG

Fungisida yang Bagus untuk Cabe selanjutnya yaitu fungisida Nativo 75 WG yaitu merupakan fungisida buatan Bayer Indonesia dengan menggunakan teknologi yang sangat canggih. Bahkan, Nativo 75 WG merupakan salah satu produk terkenal yang dipercaya mampu melindungi tanaman cabe.

Baca juga: Jual cabe hias

Terbuat dari bahan aktif Tebukanazol 50% serta Trifloksistrobin 25%. Selain itu, Nativo 75 WG ini memiliki ZPT yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman cabe.

Dosis Pemakaian Nativo 75 WG

Untuk menggunakan fungisida Nativo 75 WG yaitu dengan melarutkan pada air dengan dosis 0,25-1 gr Nativo pada satu liter air. Untuk dosis yang lebih lengkap, Anda bisa melihat dosis pemakaian yang terdapat pada kemasan tanaman.

Manfaat Nativo 75 WG

Nativo 75 WG sangat bermanfaat untuk menjada tanaman cabe agar terhindar dari hama jamur yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman cabe

  1. Nordox 56 WP

Fungisida merk Nordox 56 WP merupakan fungisida buatan pabrik canggih CV Mentari yang sangat bagus digunakan untuk merawat tanaman cabe Anda. Nordox 56 WP memiliki bahan aktif Copper Oxide yang mampu membasmi hama jamur yang dapat menyebabkan cabe Anda mengalami Layu Fusarium.

Bahan aktif yang terkandung dalam fungisida Nordox 56 WP yaitu kandungan Copper Oxide 56% yang setara dengan Cu 50%.

Dosis Pemakaian Nordox 56 WP

Untuk menggunakan Nordox 56 WP, Anda bisa mencampurkannya dengan air dan aduk dengan rata bersama perekat fungisida dengan dosis 0,75-1,5 gram Nordox pada satu liter air. Untuk dosis yang lebih lengkap, Anda bisa melihat dosis pemakaian yang terdapat pada kemasan tanaman.

Baca juga: Cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe

Manfaat Nordox 56 WP

Nordox 56 WP sangat bermanfaat untuk menjada tanaman cabe agar terhindar dari hama jamur yang mampu menghambat pertumbuhan tanaman cabe

  1. Topsin M 70 WP

Selain Fungisida yang Bagus untuk Cabe di atas, fungisida merk Topsin M 70 WP ini dirasa sangat ampuh untuk mengatasi penyakit jamur. Terlebih pada jamur yang menyerang tanaman seperti busuk batang, layu fusarium, dan busuk daun. Topsin Metil Tiofanat 70% ini memiliki bahan aktif yang sangat ampuh untuk membasmi jamur serta mampu untuk melindungi tanaman cabe.

Fungisida Topsin M 70 WP mengandung bahan aktif Metil Tiofanat yang mampu membantu tanaman untuk berlindung dari serangan jamur yang dapat membantu pertumbuhan tanaman cabe.

Dosis Pemakaian Topsin M 70 WP

Untuk menggunakan fungisida Topsin M 70 WP yaitu dengan melarutkan pada air dengan dosis 0,5-1,5gr Topsin M 70 WP per satu liter air. Untuk dosis yang lebih lengkap, Anda bisa melihat dosis pemakaian yang terdapat pada kemasan tanaman.

Manfaat Topsin M 70 WP

Topsin M 70 WP memiliki manfaat yang tidak diragukan lagi oleh para petani cabe. Fungisida ini merupakan salah satu fungisida yang sangat bagus dan sering digunakan oleh petani untuk mengusir hama jamur.

  1. Ridomil Gold MZ 4/64 WG

Produk keluarab Pabrik Syngenta Ridomil Gold MZ 4/64 WG ini biasa digunakan oleh petani cabe untuk menjaga dan melindungi tanaman cabenya. Ridomil sendiri merupakan obat jamur yang bisa digunakan pada berbagai tanaman dari berbagai segmen pertanian.

Ridomil Gold MZ 4/64 WG memiliki bahan aktif Mefenoksam 4% serta Mankozeb 64%. Mefenoksam dan Mankozeb telah dikombinasikan sehingga dapat membunuh jamur yang mampu menyebabkan daun busuk, layu fusarim dan batang busuk.

Dengan mengaplikasikan Ridomil Gold MZ 4/64 WP kepada tanaman cabe, mampu menjaga serta melindungi tanaman cabe agar bisa tumbuh dengan baik.

Baca juga: Manfaat garam untuk tanaman cabe

Dosis Penggunaan Ridomil Gold MZ 4/64 WG

Untuk menggunakan fungisida Ridomil Gold MZ 4/64 WG dengan melarutkannya ke dalam air. Dosis yang digunakan yaitu dengan memasukkan 1-2,5 gram Ridomil pada 1 liter air. Untuk dosis yang lebih lengkap, Anda bisa melihat dosis pemakaian yang terdapat pada kemasan tanaman.

Manfaat Ridomil Gold MZ 4/64 WG

Glod MZ 4/64 WG memiliki manfaat yang mampu melindungi tanaman cabe dari penyakit jamur. Fungisida ini juga akan menjaga tanaman cabe agar bisa tumbuh dengan maksilmal

Kesimpulan dan Penutup

Jadi, terdapat beberapa jenis dan merk fungisida yang bisa Anda gunakan untuk merawat tanaman cabe Anda. Fungisisda Ridomil Gold MZ 4/64 WG, Fungisida Topsin M 70 WP, Fungisida Nordox 56 WP, fungisida Nativo 75 WG dan fungisida Revus 250 SC bisa Anda gunakan dan sudah terbukti manfaatnya.

Demikianlah artikel mengenai cara memilih Fungisida yang Bagus untuk Cabe dari kami untuk Anda. Semoga artikel ini mampu membantu Anda untuk mengatasi permasalahan seputar  tanaman cabe.

Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai fungisida maupun tentang tanaman cabe silahkan menulis pada kolom komentar. See you next artikel, and bye!

 

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Dalam menanam atau budidaya cabe, petani pasti menginginkan tanaman cabe bisa tumbuh lebih cepat. Agar bisa segera menikmati buah cabe yang mereka tanam.

Secara umum, tanaman cabe akan berbuah setelah 90 hari atau 3 bulan setalah kita tanam. Dengan jangka waktu tersebut, tentu petani harus merawatnya dengan benar. Untuk menghasilkan buah cabe yang bagus.

Dalam kondisi tertentu, pertumbuhan tanaman cabe bisa saja melambat. Sehingga, petani bisa terlambat panen. Apa sih penyebab pertumbuhan cabe menjadi lambat? dan bagaimana cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe tersebut? Berikut ulasannya.

Alasan Pertumbuhan Cabe Lambat

1. Faktor Internal

Alasan pertumbuhan cabe yang lambat dapat berasal dari faktor internal. Faktor internal ini adalah faktor yang berasal dari tanaman cabe itu sendiri. Penyebabnya bisa berupa bibit yang kurang unggul, pengaruh hormon dan enzim, serta gangguan lainnya.

Hormon dan enzim pada tananam cabe bisa berubah karena kondisi tertentu. Misalnya terjadi kerusakan pada enzim yang berperan dalam proses pertumbuhan tanaman cabe. Maka pertumbuhan tanaman cabe bisa terhambat.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar tanaman cabe. Biasanya berkaitan dengan lingkungan dan perlakuan petani terhadap tanaman cabe. Apabila petani tidak merawat tanaman cabe dengan baik, maka pertumbuhannya bisa melambat.

Baca juga: Manfaat garam untuk tanaman cabe

Contohnya, petani tidak melakukan penyiraman tanaman cabe secara berkala. Akibatnya, tanaman kekurangan air sehingga proses pertumbuhannya terganggu. Faktor eksternal berkaitan dengan faktor teknis dalam merawat tanaman cabe.

Jadi, faktor eksternal ini bisa diatasi apabila petani mempunyai persiapan yang cukup serta telaten dalam merawat tanaman cabe. Lalu, bagaimana cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe? Agar petani bisa segera merasakan buahnya?

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe 2

  • Menyiram Tanaman Cabe Secara Rutin

Menyiram tanaman merupakan hal yang paling sederhana. Walaupun begitu, penyiraman tanaman yang rutin dapat merangsang pertumbuhan tanaman cabe. Pada beberapa kondisi, tanaman cabe memerlukan lebih banyak air untuk tumbuh.

Misalnya pada saat tanaman cabe memasuki musim kemarau. Lakukan penyiraman rutin sehari 2x. Sebab, pada saat itu tanaman cabe memerlukan air yang cukup. Sementara pada musim hujan, anda tidak perlu menyiramnya. Tetapi pastikan area penanaman tidak tergenang air. Sebab, air yang berlebihan akan mempengaruhi proses pertumbuhan.

  • Melakukan Penyiangan

Lakukan penyiangan secara teratur. Penyiangan tidak hanya dilakukan pada tanaman cabe. Melainkan pada berbagai tanaman budidaya. Penyiangan merupakan proses membersihkan lingkungan tanaman dari tanaman pengganggu atau gulma sekaligus membersihkan tanaman yang berpenyakit.

Penyiangan pada tanaman cabe dapat petani lakukan pada 15 hari pertama. Kemudian pada 30-35 hari setelahnya. Pada waktu tersebut, biasanya banyak tanaman pengganggu yang cukup menghambat pertumbuhan tanaman cabe.

Selain itu, membuang tanaman cabe yang berpenyakit bertujuan agar penyakit tidak merembet pada tanaman cabe lainnya. Untuk melakukan penyiangan, gunakanlah sarug tangan dan alat pendukung lainnya.

Baca juga: Cara menyimpan cabe biar awet

Anda juga perlu berhati- hati jangan sampai merusak tatanan tanaman cabe yang anda pelihara. Bersihkan juga ulat yang terlihat mengganggu maupun bekicot.

  • Memangkas Cabe Secara Berkala

Cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe selanjutnya dengan memangkas tanaman cabe secara berkala. Pemangkasan pada tanaman cabe dapat petani lakukan pada saat umur tanaman sudah memasuki 45 hari atau 60 hari.

Dalam rentang waktu itu, petani minimal sudah memangkas tanaman cabe sebanyak satu kali. Manfaat dari pemangkasan tanaman yaitu merangsang pertumbuhan tanaman cabe lebih cepat. Setalah melakukan pemangkasan, maka tanaman akan menumbuhkan tunas baru dan tanaman cabe menjadi lebih lebat.

Selain itu, pemangkasan juga merangsang perbaikan organ pada tanaman. Sehingga pertumbuhan tanaman cabe lebih cepat dan memiliki batang serta akar yang kuat.

  • Memberikan Pupuk yang Tepat

Selanjutnya, petani harus memberikan pupuk yang tepat pada tanaman cabe. Pupuk ini bermanfaat untuk menutrisi tanaman cabe. Tanaman cabe tanpa pupuk saja tidak cukup. Proses prtumbuhan tanaman cabe harus didukung dengan nutrisi yang cukup.

Pupuk biasanya mengandung nutrisi yang mampu mempercepat pertumbuhan tanaman cabe. Sehingga, tanaman cabe dapat tumbuh dan berkembang secara sehat.

  • Pemupukan Secara Berkala

Pemberian pupuk harus dilakukan secara berkala. Selain pemupukan secara berkala, gunakan pupuk nitrogen yang cukup. Nitrogen biasanya membuat tanaman cabe berdaun lebat namun malas berbuah. Pemberian Nitrogen secara berkala dengan aturan pengurangan harus diterapkan. Supaya cabe cepat berbuah.

Untuk merangsang pertumbuhan, tambahkan kadar fosfor, potasium, dan mikroba penyubur pada tanaman cabe. Berikan pula pupuk kompos dan pupuk kandang.

  • Melakukan Penyemprotan

Perhatikan kondisi tanaman cabe. Jika terdapat hama maupun penyakit pada tanaman cabe, maka petani harus segera mengambil langkah. Caranya dengan melakukan penyemprotan terhadap tanaman cabe tersebut.

Sesuaikan penyemprotan dengan masalah yang terjadi. Jika penyebabnya adalah hama berupa jamur, petani dapat menggunakan pestisida jenis fungisida. Sedangkan apabila penyebanya adalah serangga seperti ulat grayak, kutu, dan sebagainya anda bisa menggunakan pestisida jenis insektisida.

  • Menggunakan Pot atau Polybag Mengikuti Pertumbuhan Cabe

Tidak semua orang menanam tanaman cabe pada area atau lahan terbuka. Ada juga yang menanamnya dalam pot maupun polybag. Untuk petani yang menggunakan pot atau polybag untuk menanam tanaman cabe.

Petani harus mengganti pot atau polybag secara berkala mengikuti pertumbuhan tanaman cabe. Tidak mungkin jika tanaman cabe yang sudah berdaun lebat harus menggunakan pot atau polybag berukuran kecil.

Media tanam yang sempit akan menyebabkan tanaman cabe sulit tumbuh. Akibatnya, tanaman cabe bisa saja menjadi kerdil. Pastikan media tanam mencukupi untuk pertumbuhan tanaman cabe.

  • Memperhatikan Pemenuhan Sinar Matahari

Selanjutnya perhatikan pemenuhan sinar matahari untuk tanaman cabe. Seperti yang kita tahu, sinar matahari memiliki peran penting dalam proses fotosintesis yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Masalahnya, tidak semua orang menanam cabe pada lahan terbuka. Ada juga yang menanam tanaman pada ruangan tertutup. Meskipun begitu, anda tidak perlu khawatir. Sekarang ini tersedia growing light atau lampu tumbuh tanaman.

Akan tetapi, lebih baik anda memberikan sinar matahari yang cukup untuk tanaman cabe. Jadi, tanamlah tanaman cabe pada tempat yang mendapatkan sinar matahari. Supaya proses pertumbuhannya pun terdukung.

  • Merangsang tanaman cabe dengan ZPT

ZPT atau zat pengatur tumbuh adalah bahan atau zat yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman cabe. ZPT dapat berasal dari tanaman maupun dari pupuk. Dari tanaman, ZPT da[at berupa hormon pertumbuhan seperti Giberelin.

Selain itu tersedia juga pupuk atau zat sintesis yang mengandung ZPT. Anda bisa menggunakan ZPT untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman cabe.

Demikian artikel jual cabe hias mengenai cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe yang dapat anda lakukan. Dari sekian banyak cara yang tersedia, anda dapat mencoba semua cara tersebut dari mulai cara yang paling sederhana.

Alamat Kami

Dsn. Genting,
Ds. Rogomulyo, Kec. kaliwungu,
Kab. Semarang