Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Dalam menanam atau budidaya cabe, petani pasti menginginkan tanaman cabe bisa tumbuh lebih cepat. Agar bisa segera menikmati buah cabe yang mereka tanam.

Secara umum, tanaman cabe akan berbuah setelah 90 hari atau 3 bulan setalah kita tanam. Dengan jangka waktu tersebut, tentu petani harus merawatnya dengan benar. Untuk menghasilkan buah cabe yang bagus.

Dalam kondisi tertentu, pertumbuhan tanaman cabe bisa saja melambat. Sehingga, petani bisa terlambat panen. Apa sih penyebab pertumbuhan cabe menjadi lambat? dan bagaimana cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe tersebut? Berikut ulasannya.

Alasan Pertumbuhan Cabe Lambat

1. Faktor Internal

Alasan pertumbuhan cabe yang lambat dapat berasal dari faktor internal. Faktor internal ini adalah faktor yang berasal dari tanaman cabe itu sendiri. Penyebabnya bisa berupa bibit yang kurang unggul, pengaruh hormon dan enzim, serta gangguan lainnya.

Hormon dan enzim pada tananam cabe bisa berubah karena kondisi tertentu. Misalnya terjadi kerusakan pada enzim yang berperan dalam proses pertumbuhan tanaman cabe. Maka pertumbuhan tanaman cabe bisa terhambat.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar tanaman cabe. Biasanya berkaitan dengan lingkungan dan perlakuan petani terhadap tanaman cabe. Apabila petani tidak merawat tanaman cabe dengan baik, maka pertumbuhannya bisa melambat.

Baca juga: Manfaat garam untuk tanaman cabe

Contohnya, petani tidak melakukan penyiraman tanaman cabe secara berkala. Akibatnya, tanaman kekurangan air sehingga proses pertumbuhannya terganggu. Faktor eksternal berkaitan dengan faktor teknis dalam merawat tanaman cabe.

Jadi, faktor eksternal ini bisa diatasi apabila petani mempunyai persiapan yang cukup serta telaten dalam merawat tanaman cabe. Lalu, bagaimana cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe? Agar petani bisa segera merasakan buahnya?

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe

Cara Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabe 2

  • Menyiram Tanaman Cabe Secara Rutin

Menyiram tanaman merupakan hal yang paling sederhana. Walaupun begitu, penyiraman tanaman yang rutin dapat merangsang pertumbuhan tanaman cabe. Pada beberapa kondisi, tanaman cabe memerlukan lebih banyak air untuk tumbuh.

Misalnya pada saat tanaman cabe memasuki musim kemarau. Lakukan penyiraman rutin sehari 2x. Sebab, pada saat itu tanaman cabe memerlukan air yang cukup. Sementara pada musim hujan, anda tidak perlu menyiramnya. Tetapi pastikan area penanaman tidak tergenang air. Sebab, air yang berlebihan akan mempengaruhi proses pertumbuhan.

  • Melakukan Penyiangan

Lakukan penyiangan secara teratur. Penyiangan tidak hanya dilakukan pada tanaman cabe. Melainkan pada berbagai tanaman budidaya. Penyiangan merupakan proses membersihkan lingkungan tanaman dari tanaman pengganggu atau gulma sekaligus membersihkan tanaman yang berpenyakit.

Penyiangan pada tanaman cabe dapat petani lakukan pada 15 hari pertama. Kemudian pada 30-35 hari setelahnya. Pada waktu tersebut, biasanya banyak tanaman pengganggu yang cukup menghambat pertumbuhan tanaman cabe.

Selain itu, membuang tanaman cabe yang berpenyakit bertujuan agar penyakit tidak merembet pada tanaman cabe lainnya. Untuk melakukan penyiangan, gunakanlah sarug tangan dan alat pendukung lainnya.

Baca juga: Cara menyimpan cabe biar awet

Anda juga perlu berhati- hati jangan sampai merusak tatanan tanaman cabe yang anda pelihara. Bersihkan juga ulat yang terlihat mengganggu maupun bekicot.

  • Memangkas Cabe Secara Berkala

Cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe selanjutnya dengan memangkas tanaman cabe secara berkala. Pemangkasan pada tanaman cabe dapat petani lakukan pada saat umur tanaman sudah memasuki 45 hari atau 60 hari.

Dalam rentang waktu itu, petani minimal sudah memangkas tanaman cabe sebanyak satu kali. Manfaat dari pemangkasan tanaman yaitu merangsang pertumbuhan tanaman cabe lebih cepat. Setalah melakukan pemangkasan, maka tanaman akan menumbuhkan tunas baru dan tanaman cabe menjadi lebih lebat.

Selain itu, pemangkasan juga merangsang perbaikan organ pada tanaman. Sehingga pertumbuhan tanaman cabe lebih cepat dan memiliki batang serta akar yang kuat.

  • Memberikan Pupuk yang Tepat

Selanjutnya, petani harus memberikan pupuk yang tepat pada tanaman cabe. Pupuk ini bermanfaat untuk menutrisi tanaman cabe. Tanaman cabe tanpa pupuk saja tidak cukup. Proses prtumbuhan tanaman cabe harus didukung dengan nutrisi yang cukup.

Pupuk biasanya mengandung nutrisi yang mampu mempercepat pertumbuhan tanaman cabe. Sehingga, tanaman cabe dapat tumbuh dan berkembang secara sehat.

  • Pemupukan Secara Berkala

Pemberian pupuk harus dilakukan secara berkala. Selain pemupukan secara berkala, gunakan pupuk nitrogen yang cukup. Nitrogen biasanya membuat tanaman cabe berdaun lebat namun malas berbuah. Pemberian Nitrogen secara berkala dengan aturan pengurangan harus diterapkan. Supaya cabe cepat berbuah.

Untuk merangsang pertumbuhan, tambahkan kadar fosfor, potasium, dan mikroba penyubur pada tanaman cabe. Berikan pula pupuk kompos dan pupuk kandang.

  • Melakukan Penyemprotan

Perhatikan kondisi tanaman cabe. Jika terdapat hama maupun penyakit pada tanaman cabe, maka petani harus segera mengambil langkah. Caranya dengan melakukan penyemprotan terhadap tanaman cabe tersebut.

Sesuaikan penyemprotan dengan masalah yang terjadi. Jika penyebabnya adalah hama berupa jamur, petani dapat menggunakan pestisida jenis fungisida. Sedangkan apabila penyebanya adalah serangga seperti ulat grayak, kutu, dan sebagainya anda bisa menggunakan pestisida jenis insektisida.

  • Menggunakan Pot atau Polybag Mengikuti Pertumbuhan Cabe

Tidak semua orang menanam tanaman cabe pada area atau lahan terbuka. Ada juga yang menanamnya dalam pot maupun polybag. Untuk petani yang menggunakan pot atau polybag untuk menanam tanaman cabe.

Petani harus mengganti pot atau polybag secara berkala mengikuti pertumbuhan tanaman cabe. Tidak mungkin jika tanaman cabe yang sudah berdaun lebat harus menggunakan pot atau polybag berukuran kecil.

Media tanam yang sempit akan menyebabkan tanaman cabe sulit tumbuh. Akibatnya, tanaman cabe bisa saja menjadi kerdil. Pastikan media tanam mencukupi untuk pertumbuhan tanaman cabe.

  • Memperhatikan Pemenuhan Sinar Matahari

Selanjutnya perhatikan pemenuhan sinar matahari untuk tanaman cabe. Seperti yang kita tahu, sinar matahari memiliki peran penting dalam proses fotosintesis yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Masalahnya, tidak semua orang menanam cabe pada lahan terbuka. Ada juga yang menanam tanaman pada ruangan tertutup. Meskipun begitu, anda tidak perlu khawatir. Sekarang ini tersedia growing light atau lampu tumbuh tanaman.

Akan tetapi, lebih baik anda memberikan sinar matahari yang cukup untuk tanaman cabe. Jadi, tanamlah tanaman cabe pada tempat yang mendapatkan sinar matahari. Supaya proses pertumbuhannya pun terdukung.

  • Merangsang tanaman cabe dengan ZPT

ZPT atau zat pengatur tumbuh adalah bahan atau zat yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman cabe. ZPT dapat berasal dari tanaman maupun dari pupuk. Dari tanaman, ZPT da[at berupa hormon pertumbuhan seperti Giberelin.

Selain itu tersedia juga pupuk atau zat sintesis yang mengandung ZPT. Anda bisa menggunakan ZPT untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman cabe.

Demikian artikel jual cabe hias mengenai cara mempercepat pertumbuhan tanaman cabe yang dapat anda lakukan. Dari sekian banyak cara yang tersedia, anda dapat mencoba semua cara tersebut dari mulai cara yang paling sederhana.

About the author

Saya merupakan petani yang fokus dalam dunia digital, selain itu saya juga memiliki hoby membudidayakan tanaman terutama jenis jenis cabe hias.

Leave a Comment

Alamat Kami

Dsn. Genting,
Ds. Rogomulyo, Kec. kaliwungu,
Kab. Semarang