Ciri – Ciri Tanaman Cabai Warna Warni

Ciri – Ciri Tanaman Cabai Warna Warni

Cabai merupakan salah satu bahan wajib untuk kuliner, baik sebagai bumbu, sambal maupun pelengkap gorengan. Cabai keriting, cabai merah, cabai hijau atau cabai rawit adalah jenis cabai yang sering kita jumpai di pasaran. Namun dengan menjamurnya produk luar negeri yang didatangkan ke Indonesia, muncul beberapa jenis baru yang memiliki bentuk yang unik, di antara jenis cabai yang dapat dijadikan tanaman hias atau cabai hias adalah jenis Cabai Warna-Warni. Sesuai dengan namanya, cabai ini memiliki warna buah yang beragam, warna tersebut didapat dari perubahan saat buah mulai tumbuh. Cabai yang awalnya berwarna ungu kemudian berubah menjadi kuning kemudian menjadi jingga dan akhirnya menjadi merah saat matang.

Proses tumbuh dan tingkat kematangan cabai pada tanaman Cabai ini tidak berlangsung secara bersamaan sehingga menghasilkan warna yang beragam sehingga tanaman cabai ini diberi nama yang berwarna-warni. Tingkat kepedasan cabai ini tidak seperti cabai pada umumnya, hanya berkisar 5.000-30.000 SHU, dibandingkan cabai biasa yang mencapai 50.000-100.000 SHU. Karena tidak begitu pedas, tanaman cabai ini lebih banyak digunakan sebagai tanaman hias daripada sebagai cabai untuk dikonsumsi.

cabe warna warni

Ciri ciri tanaman Cabai Warna Warni

Cabai jenis ini berasal dari Amerika Selatan yang beriklim panas dengan curah hujan yang lebih rendah dari Indonesia, sehingga tanaman ini cocok ditanam di Indonesia. ciri cabai ini sebagai berikut:

  • Tinggi rata-rata pohon cabai ini mencapai 60 sampai 90 cm.
  • Tanaman cabai ini tidak terlalu membutuhkan banyak air.
  • Jenis cabai ini juga memiliki berbagai jenis, antara lain warna Bolivia, warna Brazil, Numex twilight, dan warna Centennial.

Beberapa bibit cabai ini sudah bisa dibudidayakan, sehingga bisa diproduksi secara lokal. Bibit cabai ini bisa didapatkan di toko online sebagai tanaman hias. Toko pertanian masih sangat jarang, karena kebanyakan hanya untuk tanaman hias dan harganya masih relatif mahal.

Baca juga: Cabe Carolina Reaper

Cara Menanam Cabai Warna Warni

cabe warna warni

Tanaman cabai ini sangat multifungsi, karena dapat dikonsumsi dan dijadikan sebagai tanaman hias. Tertarik untuk memiliki tanaman cabai ini? Cara menanam cabai ini bisa dilakukan di media pot dengan mudah. cabai tidak hanya dikenal memiliki warna merah atau hijau dengan rasa pedas. Namun, kini ada jenis cabai baru yang berasal dari Amerika Selatan dan diberi nama Bolivian yang berwarna-warni.

Di Indonesia, jenis cabai ini disebut cabai warna-warni? Ya, memang benar cabai jenis ini memiliki warna yang berbeda-beda seperti warna, mulai dari merah, kuning, hijau, ungu, hingga oranye. Tanaman cabai jenis ini tidak hanya dapat dikonsumsi, tetapi juga dapat digunakan sebagai tanaman hias yang dapat ditanam dengan mudah di dalam pot atau di pekarangan rumah. Jenis cabai ini termasuk jenis jeruk baby manis yang memiliki bentuk kecil dan menggembung. Jenis cabai ini memang cukup unik, karena memiliki warna yang cantik dan bisa dijadikan tanaman hias di halaman atau di ruang tamu. Cara menanamnya cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak lahan, karena bisa dilakukan di dalam pot.

Cara Menanam Dan Merawat Cabai Warna Warni

Persiapan Media Tanam

Proses menanam cabai tidak membutuhkan lahan yang terlalu sulit. Cukup menggunakan media tanah gembur. Pastikan media tanah yang digunakan mengandung unsur hara yang cukup untuk kebutuhan tanaman cabai ini. Campuran bahan yang dapat digunakan sebagai media tanam antara lain tanah, pupuk kandang atau kompos, arang sekam, pasir, dan pakis kering. Campur bahan-bahan tersebut secara merata dan masukkan ke dalam pot sebagai media tanam dan pastikan pot yang digunakan memiliki sistem drainase yang baik.

Pembenihan

Cabai hias ini juga dibudidayakan dengan cara yang hampir sama dengan cabai pada umumnya yaitu menggunakan biji. Benih yang digunakan adalah benih yang benar-benar tua dan dijemur di bawah sinar matahari. Sebelum disemai, benih yang akan dicokelat direndam dalam air hangat. Setelah ditebar, lakukan penyiraman secara rutin setiap hari. Dalam beberapa hari, kecambah akan mulai tumbuh.

Baca juga: cabe habanero dan manfaatnya

Penanaman Dan Perawatan

Penanaman dilakukan setelah tinggi benih cabai mencapai 10 cm. Penanaman dilakukan dengan mengeluarkan benih dari persemaian dan memindahkannya ke dalam pot atau di pekarangan rumah, tergantung lahan yang akan digunakan. Saat mengeluarkan bibit dari persemaian, ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar akar bibit tidak rusak dan busuk. Tempatkan tanaman di tempat yang teduh, namun tetap mendapat sinar matahari yang cukup. Cabai rawit ini akan mulai berbuah ketika berumur sekitar 3 bulan setelah tanam.

Budidaya cabai jenis ini sendiri tidak terlalu sulit. Karena cabai ini bisa tumbuh di iklim dataran tinggi maupun dataran rendah. Kebutuhan air pada cabai ini tidak terlalu banyak sehingga memudahkan pemiliknya. Karena tidak perlu melakukan penyiraman terlalu rutin. Justru tanaman cabai ini dapat berkembang lebih baik pada kondisi tanah yang kering. Jika tanah terlalu lembab, cabai akan mudah busuk.

Manfaat dasar cabai ini sama dengan jenis cabai lainnya yaitu dikonsumsi untuk memberikan rasa pedas pada makanan. Namun, dengan bentuknya yang unik dan berwarna-warni, banyak yang meragukan apakah cabai jenis ini bisa dimakan? Jawabannya tentu saja bisa. Cabai jenis ini bisa disebut sebagai cabai hias, yang bisa dijadikan sebagai tanaman hias rumah dan juga bisa dikonsumsi untuk makanan, misalnya untuk memasak sayur, sambal, atau sebagai pelengkap saat kita makan gorengan. Tingkat kepedasan yang dimiliki cabai ini sebenarnya tidak tinggi, yaitu hanya berkisar 5.000-30.000 SHU, tidak seperti jenis cabai lainnya yang memiliki tingkat kepedasan antara 50.000-100.000 SHU. Oleh karena itu, bagi pecinta makanan pedas, umumnya cabai ini hanya digunakan untuk tanaman hias.

Jika berbicara tentang tanaman hias saja, maka cabai jenis ini layak untuk dijadikan pelengkap koleksi tanaman hias Anda. Karena bentuknya yang unik dan berwarna-warni, bisa menyegarkan mata saat memandangnya.

Manfaat Cabai Warna Warni

Apa saja manfaat cabai ini? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Menurunkan Berat Badan

Capsaicin yang terkandung dalam cabai dapat meningkatkan thermogenesis, suatu proses yang mengubah sumber energi menjadi panas. Capsaicin dapat meningkatkan panas melalui protein otot yang menghentikan kalsium normal kemudian memompa ke dalam retikulum sarkoplasma dan menghentikan siklus relaksasi otot. Metabolisme akan dilakukan oleh lambung yang kemudian akan terus memproses nutrisi lambung sehingga membantu menurunkan berat badan.

Mengurangi Rasa Sakit

Capsaicin, yang merupakan senyawa tanaman bioaktif utama dalam cabai, memiliki sifat unik untuk mengurangi rasa sakit. Ini dapat menyebabkan sensasi terbakar bahkan jika itu tidak menyebabkan luka bakar yang nyata. Mengkonsumsi cabai ini akan membuat reseptor rasa sakit tidak lagi sensitif terhadap bentuk rasa sakit lainnya.

Meningkatkan Fungsi Kognitif

Manusia membutuhkan jumlah oksigen yang tepat dan manfaat zat besi untuk mempertahankan kinerja kognitif yang baik. Menambahkan cabai ini ke dalam makanan dapat mengurangi gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer, terutama pada orang tua.

Mengurangi Risiko Kanker

Cabai pelangi atau warna warni ini merupakan sumber antioksidan terutama capsaicin dan juga bahan kimia yang memberikan panas sehingga dapat digunakan sebagai solusi kanker. Kandungan dalam cabai ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker di usus besar dan prostat. Lycopene juga merupakan antioksidan yang sangat membantu dalam mencegah kanker kandung kemih dan serviks.

Demikian ulasan jual benih cabe hias tentang Ciri –¬† Ciri Tanaman Cabai Warna Warni semoga bermanfaat.

 

About the author

Saya merupakan petani yang fokus dalam dunia digital, selain itu saya juga memiliki hoby membudidayakan tanaman terutama jenis jenis cabe hias.

Leave a Comment

Alamat Kami

Dsn. Genting,
Ds. Rogomulyo, Kec. kaliwungu,
Kab. Semarang