Ukuran Polybag Untuk Cabe dan Manfaatnya

Ukuran Polybag Untuk Cabe dan Manfaatnya

Polybag adalah plastik yang berbentuk persegi dengan sisi terlipat serta berbentuk tabung yang bagian atasnya terbuka. Umumnya, polybag berwarna hitam namun ada juga yang berwarna transparan. Pada bagian polybag terdapat bolong- bolong kecil untuk memudahkan air mengalir apabila terjadi penyiraman. Plastik polybag sering kita gunakan sebagai media untuk menanam tanaman seperti cabe hias maupun tumbuhan kayu. Plastik polybag memiliki ukuran yang bermacam- macam. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas manfaat dan ukuran polybag untuk tanaman cabe. Berikut ulasannya dan tipsnya.

Manfaat Penggunaan Polybag untuk Tanaman Cabe

Ukuran Polybag Untuk Cabe dan Manfaatnya
 

1 Sebagai Media Tanam

Manfaat yang paling terasa dari penggunaan polybag untuk tanaman cabe yaitu sebagai media tanam. Jika anda tidak mempunyai lahan yang luas untuk menanam tanaman cabe. Maka, anda bisa menggunakan plastik polybag sebagai media tanamnya.

Plastik polybag memiliki desain yang cocok untuk menanam tanaman. Terdapat bolong- bolong kecil, sehingga air tidak akan menggenang pada media tanam. Dengan begitu seperti lahan pada umunya, tanaman cabe dapat tumbuh seperti biasanya.

2 Menghemat Penggunaan Lahan

Penggunaan polybag tidak memerlukan lahan yang luas. Sehingga, anda bisa menghemat lahan. Anda bisa membuat rak tingkat untuk menyimpan polybag. Selain menghemat lahan, anda juga memiliki kebun yang lebih tertata rapi.

3 Memudahkan Petani dalam Seleksi Bibit Tanaman Cabe

Polybag sangat mudah untuk kita gunakan. Dalam proses penyemaian, polybag memudahkan petani untuk melakukan seleksi terhadap bibit tanaman cabe. Petani tidak akan kesusahan, sebab dengan menggunakan polybag benih lebih mudah dipindahkan.

Petani bisa mengambil polybag yang berisi bibit buruk kemudian memisahkannya dengan mudah. Tanpa mengganggu bibit yang bagus.

4 Merawat Tanaman Cabe dengan Mudah

Baca juga: Cara menanam cabe di rumah

Manfaat polybag untuk tanaman cabe berikutnya berkaitan dengan penataan tanaman cabe yang lebih rapi. Dengan begitu, petani bisa merawat tanaman cabe dengan mudah. Mulai dari penyemaian, proses penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan memanen cabe pun lebih mudah.

Setiap tanaman cabe akan berada dalam satu buah plastik polybag. Sehingga, perawatannya pun lebih mudah. Pada proses penyiangan, gulma akan lebih mudah untuk dibersihkan. Anda tinggal mencabutnya. Gulma nya pun tidak sebanyak gulma yang tumbuh pada area atau lahan terbuka.

5 Melindungi Akar Tanaman Cabe

Mengapa plastik polybag berwarna hitam? Apakah anda tahu alasannya? Warna hitam pada Polybag ternyata berguna untuk melindungi akar tanaman cabe dari teriknya sinar matahari. Sinar matahari memang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman cabe.

Namun, panasnya matahari justru bisa membuat tanah menjadi kering. Akibatnya, tanaman cabe bisa rusak bahkan mati. Warna hitam pada Polybag menangkal panas sinar matahari tersebut.

Macam Ukuran Polybag untuk Tanaman Cabe

Apakah semua ukuran polybag bisa kita gunakan untuk tanaman cabe? Jawabannya tidak, ukuran polybag mempunyai kegunaan masing- masing. Lalu ukuran polybag berapa yang berguna sebagai media tanaman cabe? Berikut jawabannya.

Polybag Ukuran 8 x 9

Polybag dengan ukuran 8 x 9 cm berguna untuk proses penyemaian bibit tanaman cabe. Ukurannya lebih kecil dan cocok untuk penyemaian benih tanaman cabe.

Polybag Ukuran Minimal 30 cm

Polybag berikutnya yaitu plastik polybag dengan ukuran minimal 30 cm. Banyak sekali ukuran polybag diatas 30 cm, anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Ukuran ini biasanya digunakan saat proses pemindahan tanaman cabe dari polybag kecil.

Cara Menanam Cabe pada Polybag

Ukuran Polybag Untuk Cabe dan Manfaatnya

1 Proses Penyemaian Benih Tanaman Cabe

Cara menanam tanaman cabe dalam polybag yang pertama yaitu proses penyemaian benih tanaman cabe. Untuk melakukan penyemaian, gunakanlah polybag dengan ukuran 8 x 9 cm. Atau bisa juga dengan ukuran polybag 8 x 10 cm.

Siapkan tanah halus untuk media tanam beserta pupuk kandang. Campurkan tanah dan pupuk kandang berdasarkan perbandingan 1:1. Selanjutnya, masukan campuran tanah pada polybag. Untuk menyemaikan benih, gunakanlah kayu kecil untuk membuat lubang pada tanah dalam polybag.

Masukkan benih, lalu timbun dengan tanah. Jangan menimbun benih dengan tanah yang tebal, timbunkah dengan sedikit tanah supaya benih terkubur. Jika sudah selesai, gunakan plastik perak atau kita sering sebut mulsa untuk menutupi seluruh permukaan polybag.

Tutup permukaan polybag selama 3 hari. Bibit tanaman cabe akan mulai berkecambah setelah 7 hari. Lakukan penyiraman secara berkala, untuk merangsang pertumbuhan benih tanaman cabe.

2 Pemindahan pada Polybag yang Lebih Besar

Bibit tanaman cabe boleh kita pindahkan apabila umurnya telah mencapai 5 atau 6 minggu dari sejak penyemaian. Pada kondisi tersebut, kita tidak boleh memindahkannya pada lahan terbuka secara langsung atau memindahkannya secara langsung pada polybag yang lebih besar.

Simpanlah bibit tanaman selama 5 hari dalam penyinaran matahari yang cukup. Hal ini bertujuan agar tanaman cabe dapat beradaptasi dengan sinar matahri secara langsung. Setalah itu, barulah pindahkan tanaman cabe pada polybag yang lebih besar. Maupun pada lahan terbuka yang sudah anda siapkan.

Untuk memindahkan bibit cabe pada polybag. Siapkan polybag dengan ukuran minimal 30 cm atau lebih. Selanjutnya, seperti biasa buat campuran tanah halus, pupuk, dan ditambah sekam mentah. Perbandingan dari campuran tersebut yaitu 3 : 2 : 1.

Jika sudah, pindahkan bibit tanaman cabe lalu masukkan pula campuran tanah.

3 Lakukan Penyiraman Secara Berkala

Langkah selanjutnya yaitu melakukan penyiraman secara berkala. Penyiraman cabe dapat kita sesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Pada musim kemarau, anda bisa menyiram tanaman cabe sebanyak 2 kali sehari.

Sedangkan pada musim hujan, anda tidak usah menyiramnya. Namun, jika hari tersebut tidak turun hujan lakukan penyiraman tanaman cabe maksimal sekali saja. Perhatikan pertumbuhan tanaman cabe pada polybag.

4 Pemupukan Tanaman Cabe

Tidak lupa juga untuk melakukan pemupukan pada tanaman cabe. Pemupukan bertujuan agar tanaman cabe mendapatkan nutrisi yang terpenuhi untuk proses pertumbuhan dan perkembangan cabe.

Sekarang ini, banyak pupuk alami maupun pupuk kimia yang memiliki efek baik untuk tanaman cabe. Sesuaikan jenis pupuk dengan kebutuhan tanaman cabe. Anda bisa menambahkan fosfor dan kalium untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman cabe yang cepat.

Pemupukan harus dilakukan secara berkala. 2 minggu sekali, atau dalam jadwal tertentu tergantung pada dosis pupuk yang anda gunakan.

Baca juga: Apakah cabe ungu bisa dimakan?

5 Perawatan Tanaman Cabe dengan Cara yang Tepat

Terakhir perhatikan perawatan tanaman cabe. Lakukanlah perawatan dengan cara yang tepat. Anda bisa melakukan penyiangan pada 15 hari pertama kemudian menjadwalkannya kembali. Jangan sampai tanaman cabe anda biarkan begitu saja.

Perawatan yang tepat juga berhubungan dengan kebersihan area tanam. Bersihkan tanaman pengganggu yang ikut menyerap pupuk tanaman. Biasanya, tanaman pengganggu akan menghambat proses pertumbuhan tanaman cabe.

Berikutnya, anda juga bisa melakukan pemangkasan dan membuang tanaman cabe yang mati atau layu. Selamat mencoba.

About the author

Saya merupakan petani yang fokus dalam dunia digital, selain itu saya juga memiliki hoby membudidayakan tanaman terutama jenis jenis cabe hias.

Leave a Comment

Alamat Kami

Dsn. Genting,
Ds. Rogomulyo, Kec. kaliwungu,
Kab. Semarang